Tidak terlalu jelas di dalam ingatan saya, berapa jumlah anggota Korpala maupun simpatisan yang bersama-sama menjejakkan kaki di puncak Bulusaraung waktu itu. Begitu ramai rasanya, apalagi untuk mencapai Desa Tompo' Bulu' di kaki Bulusaraung, harus ditempuh dengan berjalan kaki seharian penuh.
Rombongan hanya bisa diantar oleh bus milik Unhas sampai di Balocci. Beruntung karena cuaca di bulan September tahun 1985 itu begitu baik dan cerah, sehingga acara bermalam di Balocci berlangsung lancar. Pagi harinya rombongan baru bergerak menuju Tompo' Bulu' dalam kelompok-kelompok kecil yang dibentuk. Menjelang sore, barulah rombongan saya yang anggotanya sekitar 15 orang, sampai di Tompo' Bulu'. Kelompok ini juga yang kemudian tetap bersama-sama bahu-membahu menuju puncak, keesokan paginya.
Mencapai puncak Bulusaraung dari Desa Tompo' Bulu' terasa lebih singkat. Hanya sekitar 2 jam, hampir seluruh peserta sudah mencapai puncak. Jauh terasa lebih melelahkan ketika sepanjang hari kemarin melintasi setapak di kaki bukit dari Balocci ke Tompo' Bulu'.
Butuh waktu 2 malam dan 3 hari untuk kembali pulang ke rumah. Kondisi yang tentu saja sudah sangat jauh berbeda dibandingkan sekarang. Saat ini, sarana jalan permanen sudah menjangkau hingga ke kaki gunung, memungkinkan menjangkau puncak Bulusaraung tanpa harus bermalam di lapangan.
So, adakah yang mau reuni, napak tilas jalur di saat-saat pertama Korpala memancangkan kaki yang kemudian berdiri kokoh hingga saat ini?






@Hero: ada bbrp anak FKG-FK yg sy liat di foto: Nasman FKG'81, Andang Ilato FK'82, Bahtiar Baso FK'83, Hukman FK'83....
BalasHapusmantap bang Hero...
BalasHapusSalut dgn arsip foto2nya,barang yg sangat berharga...:)