Istilah-Istilah Dasar di dalam Forex

     Istilah-istilah yang sedikit aneh, apalagi untuk yang baru mempelajari apa itu Forex. Meskipun aneh, namun bukan berarti sesuatu yang sulit untuk dimengerti. Seiring dengan latihan yang intensif, maka istilah-istilah yang dijelaskan berikut ini akan meresap di dalam pengertian kita secara perlahan dan pasti. Jadi, jangan terbebani denagn istilah baru dan rada aneh berikut ini.
a. Spread
     Spread adalah selisih antara harga jual (bid/sell) dengan harga beli (ask/buy), yang biasanya para broker memberikan berbeda-beda. Jika broker lokal biasanya standarnya 5 point atau pips untuk semua pasangan currency serta pilihan pair/currency nya hanya sedikit saja hanya major currency saja. Kalau broker dari luar negeri biasanya spread setiap pasangan currency akan berbeda-beda, dan pilihan currency nya sangat banyak
sekali ada yang mencapai 100 pasangan currency yang di tawarkan.
b. Lot
     Lot adalah merupakan satuan dalam transaksi dalam forex, dan perdagangan berjangka lainnya serta di gunakan juga dalam saham. Example ; jika kita membeli beras satuannya adalah Kg (kilogram). Di dalam forex ataupun perdagangan saham, satuannya adalah Lot.
c. Komisi (charge)
     Komisi atau charge ini pun akan berbeda antara broker lokal dengan broker luar negeri. jika broker lokal biasanya ada 2 pilihan yang di tawarkan ke nasabah yaitu dengan komisi $ 50 atau $ 30 /lot pertransaksi dengan fix rate $ 1 = Rp 10.000. Kalau broker luar mayoritas tanpa ada komisi, kalupun ada hanya $ 5/lot per transaksi, dengan menggunakan floating rate $USD dengan Rp yang setiap hari juga mengalami
pergerakan. Komisi ini langsung dibayarkan oleh trader, setiap kali melakukan transaksi.
d. Leverage
     Leverage adalah daya ungkit. Untuk perbandingan saja jika broker lokal standar menggunakan leverage 1 : 100, yang bisa saya analogikan dengan kita membeli 1 tapi kita di pinjami 100. Atau analogi yang lebih sederhana lagi, bahwa nilai equity kita ditingkatkan sesuai nilai leverage yang digunakan. Kalau broker luar ada banyak tawaran spread antara lain mulai dari 1 : 10, 1 : 100, 1 : 200, 1 : 500 dan 1 : 1000.
e. Margin atau Equity
     Margin dapat di katakan sebagai modal awal atau deposit yang harus mencukupi sesuai perhitungan jumlah lot dan leverage pada setiap item transaksi. Sederhananya, equity adalah sejumlah modal yang dimiliki oleh trader di dalam account yang digunakan dalam proses transaksinya. Equity pada setiap leverage akan  berbeda-beda, yang pada umumnya margin untuk leverage 1 : 100 idealnya adalah Rp 100 jt atau USD $ 10.000. Jika dengan leverage 1 : 500 idealnya deposit Rp 10 jt atau USD $ 1000 saja walau dalam prakteknya banyak yang di bawah itu.
f. Initial Margin
     Initial margin adalah sejumlah dana yang di jaminkan untuk transaksi, yang nantinya setelah transaksi selesai akan kembali ke dalam margin atau equity. Ini pun akan berbeda sesuai dengan leverage, jika menggunakan leverage 1 : 100 initial margin adalah sebesar $ 1000 untuk 1 lot nya, jika dengan leverage 1 : 500 initial marginnya kurang lebih $ 300 saja.

Analisa

1. Analisa Teknikal
     Analisis teknikal beranggapan bahwa analisis fundamental terlalu bervariasi dan pemakaiannya sulit diperhitungkan. Selain itu, informasi berita hanyalah penyebab dan bukan penentu arah pergerakan harga. Oleh karena itu orang beranggapan bahwa cara analisis yang paling tepat adalah dengan mempelajari tingkah laku dari para pelaku pasar dan ini tercermin didalam pola grafik harga.
     Faktanya juga tidak ada perbedaan antara harga turun karena penawaran yang berlimpah atau karena tindakan sepihak dari industri keuangan yang menekan harga uang. Tidak ada pula perbedaan karena kondisi politik, pertimbangan ekonomi, atau likuidasi posisi beli investor untuk kebutuhan dana tunai.
     Analisis teknikal mengamati pembentukan grafik harga dengan berbagai varian yang mungkin terjadi dibandingkan dengan perilaku harga sebelumnya. Sekalipun analis teknikal mempertimbangkan data-data statistik lainnya, namun perangkat utama analisis adalah pada grafik harga yang dianggap dapat memenuhi prediksi harga terkini dan kecenderungannya.
     Beberapa macamnya Analisa menggunakan Indikator antara lain :
          • Trend Line
          • ADX (Average Directional Movemant Index)
          • Moving Average
          • Bollinger Bands
          • Parabolic SAR
          • Fibonacci
dan masih banyak indikator lain, baik yang dirancang sendiri maupun yang sudah default disertakan di dalam platform trading. Semuanya dapat dipelajari lebih mendalam lagi, yang tentunya akan menjadi modal sangat berharga bagi setiap trader. Penguasaan item-item yang sesuai dengan gaya setiap trader akan menjadi style tersendiri dalam kegiatan transaksinya.

2. Analisa Fundamental
     Analisa fundamental adalah analisis yang didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi, politik dan keamanan secara global dan juga tiap-tiap negara di dunia, terutama negara-negara pemilik mata uang kuat, seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Swiss,Jepang, China, Singapura, Australia dan, New Zealand.
Pengetahuan yang luas diperlukan untuk mendapatkan analisis yang akurat dalam menentukan arah pergerakan harga berdasarkan kondisi ekonomi yang terjadi di setiap belahan dunia. Beberapa situs yang secara teratur merilis berita-berita yang berhubungan dengan kebutuhan analisa fundamental, seperti :
          www.forexfactory.com
          www.vibiznews.com
          www.easy-forex.com
          www.forexyard.com
          www.fx4you.net/sm

G. Management Risk
     Management resiko adalah bagian penting dalam bertransaksi, karena jika tidak mengetahui ini bukan profit yang di dapat akan tetapi justru kerugian dan yang terburuk adalah kebangkrutan. Beberapa di antaranya adalah :
* Cut loss
     Suatu tindakan di mana kita melakukan likuidasi posisi dalam keadaan rugi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar.
* Switching
     Tindakan dimana kita melakukan liquidasi terhadap posisi pertama, kemudian masuk kembali dengan posisi yang berlawanan dari posisi pertama tadi.
* Hedging / locking
     Tindakan ini sering dilakukan pada saat kita dalam keadaan floating (mengambang) profit/loss. Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar atau mempertahankan keuntungan, kita kunci kerugian atau keuntungan tersebut dengan posisi yang berlawanan dengan posisi pertama. Sistem ini sering juga disebut dengan hedging position.
* Averaging
     Suatu tindakan mengulangi posisi yang sama pada saat kita dalam keadaan floating loss, dimana posisi pertama dibiarkan terbuka.

     Managemen risiko ini akan saya posting tersendiri pada tulisa berikut.

Istilah-istilah yang sedikit aneh, apalagi untuk yang baru mempelajari apa itu Forex. Meskipun aneh, namun bukan berarti sesuatu yang sulit untuk dimengerti. Seiring dengan latihan yang intensif, maka istilah-istilah yang dijelaskan berikut ini akan meresap di dalam pengertian kita secara perlahan dan pasti. Jadi, jangan terbebani denagn istilah baru dan rada aneh berikut ini.

Posting Komentar

...

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.