April 3, 202505:01:42 PM

Staircase to Knowledge di Universitas Balamand Lebanon

     Di Universitas Balamand Lebanon, terdapat tangga ikonik yang dikenal sebagai  "Staircase of Knowledge." Tangga ini dikonstruksi memiliki 21 anak tangga yang diukir dengan nama-nama karya sastra dan filsafat besar dunia. Masing-masing anak tangga mewakili sebuah buku, melambangkan perjalanan intelektual manusia dari kebodohan menuju pencerahan. Tangga ini terletak di dekat perpustakaan, sehingga simbolismenya semakin kuat: menaiki tangga seperti menjelajahi pengetahuan dari karya-karya monumental, satu per satu. Tangga ini menunjukkan bagaimana setiap langkah mewakili tahapan pengetahuan yang dapat ditempuh manusia.

     Karya-karya ini berasal dari berbagai zaman, budaya, dan tradisi pemikiran, menyatukan perbedaan melalui nilai universal pengetahuan. Dengan menyusun tangga ini, Universitas Balamand menghadirkan narasi tentang evolusi pemikiran manusia yang melampaui batas geografis dan temporal, menciptakan jembatan pemahaman lintas peradaban.

     Kitab-kitab yang dipilih mencerminkan spektrum yang luas, mulai dari sastra kuno hingga refleksi modern tentang ilmu pengetahuan dan teknologi. Epik Gilgamesh berdiri di awal, mewakili pencarian makna kehidupan dalam mitologi Mesopotamia, di mana tema-tema tentang kematian, persahabatan, dan kekekalan menjadi pusat eksplorasi. Di sisi lain, karya seperti The Road Ahead oleh Bill Gates mengungkapkan visi teknologi masa depan, menggambarkan perjalanan manusia yang kini didorong oleh inovasi ilmiah. Dua karya ini, meskipun terpisah ribuan tahun, menggambarkan evolusi pemikiran dari mitos menuju realitas berbasis ilmu pengetahuan.

     Beberapa karya seperti The Republic karya Plato dan The Prince oleh Machiavelli memusatkan perhatian pada filsafat politik, menghadirkan pandangan yang berlawanan tentang sifat manusia dan kekuasaan. Plato membayangkan masyarakat ideal yang didasarkan pada keadilan dan kebijaksanaan, sementara Machiavelli menekankan realisme politik yang sering kali tidak berkompromi dengan moralitas. Perdebatan antara idealisme dan realisme ini menjadi dasar untuk memahami dinamika kekuasaan dan masyarakat hingga saat ini.

     Di sisi lain, karya seperti Risālat al-Ghufrān oleh Abū al-‘Alā’ al-Ma‘arrī dan The Divine Comedy oleh Dante Alighieri, meskipun berasal dari tradisi yang berbeda, berbagi struktur naratif berupa perjalanan metafisik ke alam akhirat. Kedua karya ini bukan hanya refleksi tentang kehidupan setelah kematian, tetapi juga kritik terhadap kehidupan sosial dan politik dunia nyata, menghadirkan satire yang mendalam terhadap norma dan dogma yang kaku.

     Filsafat modern diwakili oleh karya monumental seperti The Critique of Pure Reason oleh Immanuel Kant dan Thus Spoke Zarathustra oleh Friedrich Nietzsche. Kant menawarkan landasan baru bagi epistemologi, menghubungkan pengalaman inderawi dengan konsep murni yang memungkinkan manusia memahami dunia. Nietzsche, di sisi lain, menantang warisan moralitas tradisional, mendorong manusia untuk menciptakan nilai-nilai baru dalam dunia yang telah "kehilangan Tuhan". Kedua filsuf ini memperluas cakrawala manusia tentang kebebasan, pengetahuan, dan nilai-nilai eksistensial.

     Karya seperti Muqaddimah oleh Ibn Khaldūn dan A Study of History oleh Arnold Toynbee menyelami peradaban manusia dari perspektif sejarah. Ibn Khaldūn memperkenalkan konsep-konsep seperti asabiyyah (solidaritas kelompok) dan siklus dinasti, sedangkan Toynbee menawarkan analisis tentang kebangkitan dan kejatuhan peradaban dalam konteks global. Keduanya memberikan kerangka kerja yang memungkinkan kita melihat pola besar dalam sejarah manusia, membantu kita memahami bagaimana masa lalu membentuk masa depan.

     Kemudian, ada karya yang menghubungkan manusia dengan semesta, seperti Cosmos oleh Carl Sagan dan A Brief History of Time oleh Stephen Hawking. Sagan membangkitkan kekaguman manusia terhadap alam semesta yang luas, sedangkan Hawking mengeksplorasi hukum-hukum fundamental yang mengatur kosmos. Kedua karya ini mengingatkan kita bahwa pemahaman ilmiah adalah bagian dari narasi besar manusia dalam mencari tempatnya di alam semesta.

     Keseluruhan tangga ini mengajarkan bahwa pemikiran manusia, meskipun beragam, saling terkait dalam upayanya memahami dunia, masyarakat, dan dirinya sendiri. Dari pencarian makna mitologis hingga eksplorasi ilmiah modern, setiap karya mengisi ruang penting dalam mozaik pengetahuan manusia. Tangga-tangga ini bukan hanya perjalanan literatur, tetapi juga perjalanan spiritual dan intelektual, menginspirasi generasi untuk terus memanjat menuju pencerahan yang lebih tinggi. Universitas Balamand, melalui tangga berdekorasi kreatif dengan 21 anak tangga ini, mengingatkan kita bahwa warisan intelektual manusia adalah milik semua, tidak terikat oleh waktu maupun tempat.

     Kitab-kitab tersebut disusun secara kronologis kasar, pada 21 anak tangga, dari bawah ke atas. Klik pada baris-baris judul buku berikut ini, untuk mendapatkan gambaran singkat pengetahuan pada setiap buku yang menghiasi setiap anak tangga menuju perpustakaan Universitas Balamand. 
 

 

 

 

 

 
Note:
  Sumber photo: https://en.rattibha.com/thread/1558909543257710601
☛  Universitas Balamand adalah institusi swasta, sekuler dalam kebijakan dan pendekatannya terhadap pendidikan. Universitas ini menyambut dosen, mahasiswa, dan staf dari semua agama dan asal kebangsaan atau etnis. Terletak di distrik utara El-Koura, Lebanon, Universitas ini didirikan oleh Patriark Ortodoks Ignatius IV dengan dukungan dari komite Ortodoks Antiokhia pada tahun 1988. Universitas di Distrik Koura ini secara administratif menyatu dengan Akademi Seni Rupa Lebanon (ALBA) dan Institut Teologi St. John dari Damaskus sehingga menjadi universitas yang berkembang pesat. Nama 'Balamand' berasal dari, "Bel monde," deskripsi Perancis yang merupakan nama pertama yang diberikan untuk "dunia indah" yang ditemukan Tentara Salib setelah melintasi kota Tripoli pada abad ke-12.[Wikipedia]

Staircase of Knowledge, Tangga ini dirancang untuk menyampaikan makna simbolis tentang perjalanan intelektual manusia dari masa ke masa

Posting Komentar

Posting Komentar

...

Emoticon
:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.